Untung & Rugi Menggunakan Kontraktor Dalam Pembangunan Proyek

Untung & Rugi Menggunakan Kontraktor Dalam Pembangunan Proyek

Untung & Rugi Menggunakan Kontraktor Dalam Pembangunan Proyek

Untung & Rugi Menggunakan Kontraktor Dalam Pembangunan Proyek | easyproperty.co.id – Setelah izin proyek didapat, anda sudah boleh memasarkan. Dan seiring dengan pemasaran, sebaiknya anda mulai membangun proyek. Pembangunan bisa dimulai dengan membangun sarana dan prasarana, seperti pagar keliling, membentuk badan jalan, dan lain-lain.

Untung & Rugi Menggunakan Kontraktor Dalam Pembangunan Proyek

Pekerjaan ini bisa anda kerjakan sendiri atau dengan menyerahkan pengerjaannya ke kontraktor khusus. Dengan mengerjakan sendiri maka mungkin saja biaya yang anda butuhkan jadi lebih kecil karena tidak ada kelebihan uang yang terbuang yang jika dengan menyerahkan ke kontraktor, merupakan keuntungan kontraktor.

 

Mengerjakan Proyek Sendiri (Tanpa Kontraktor)

Untung & Rugi Menggunakan Kontraktor Dalam Pembangunan Proyek

 

Dengan mengerjakan sendiri anda punya kontrol penuh terhadap pekerjaan. Baik kualitas material, jadwal kerja dan lain-lain. Tetapi kelemahannya jika anda mengerjakan sendiri, anda butuh waktu tersendiri untuk melakukannya. Karena segala detil-detil pekerjaan seperti membeli material, mengawasi tukang yang sedang bekerja adalah pekerjaan anda.(Untung & Rugi Menggunakan Kontraktor Dalam Pembangunan Proyek)

 

Menggunakan Jasa Kontraktor

Untung & Rugi Menggunakan Kontraktor Dalam Pembangunan Proyek

 

Dengan menyerahkan ke kontraktor khusus, anda punya kelebihan waktu karena anda tidak perlu mengurus detil pengerjaannya. Semua urusan pembangunan ditangani oleh kontraktor. Mulai dari membeli material, mengatur tukang dan proses pengerjaan sehari-hari. (Untung & Rugi Menggunakan Kontraktor Dalam Pembangunan Proyek)

Kontrol Kualitas Pekerjaan & SPK

Untung & Rugi Menggunakan Kontraktor Dalam Pembangunan Proyek

Selama kontraktor mengerjakan proyek, penting bagi anda untuk memeriksa dan mengontrol kualitas pekerjaan mereka sesuai yang dijanjikan.Lalu cara mengontrol kualitas pekerjaan bagaimana? Anda harus memiliki detil pekerjaan, baik dari sisi material, proses pengerjaan dan waktu pelaksanaan. Semua dicantumkan dalam Surat Perintah Kerja (SPK). (Untung & Rugi Menggunakan Kontraktor Dalam Pembangunan Proyek)

SPK inilah yang menjadi panduan kerja antara anda dan kontraktor. SPK harus dibuat sejelas mungkin. Tidak boleh multitafsir. Detil-detil pekerjaan, seperti gambar-gambar harus dilampirkan pada SPK tersebut.

Kenapa SPK ini penting? Karena SPK inilah rujukan dasar pekerjaan. SPK ini jugalah yang menjadi undang-undang bagi yang menandatanganinya. Segala yang ada dalam SPK harus dipatuhi oleh para pihak.

Bagaimana jika ada pihak yang tidak mematuhi isi SPK? Ada pihak yang tidak memenuhi prestasi seperti disyaratkan?

Nah, inilah yang dinamakan wanprestasi. Sanksinya apa? Harus dilihat lagi isi SPK itu sendiri. Oleh karena itu isi SPK harus juga mencantumkan sanksi-sanksi jika ada salah satu pihak yang wanprestasi. Jadi tidak perlu mencari sanksi dari luar.

SPK berfungsi untuk memuat detil hak dan kewajiban para pihak. Pemberi kerja dan penerima kerja. Pemberi kerja adalah anda sebagai developer dan penerima kerja adalah kontraktor. Dan yang tidak boleh lupa adalah SPK juga memuat sanksi-sanksi jika ada pihak yang cidera janji. SPK akan memiliki sifat memaksa jika ada pasal sanksi.

 

Sumber: http://asriman.com/begini-untung-ruginya-menggunakan-kontraktor-dalam-membangun/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *