Lokasi Yang Tidak Tepat Untuk Proyek Properti

Lokasi Yang Tidak Tepat Untuk Proyek Properti

Lokasi Yang Tidak Tepat Untuk Proyek Properti

Lokasi Yang Tidak Tepat Untuk Proyek Properti | easyproperty.co.id – Ada tiga mantra sakti untuk pengembang properti agar proyek yang dikembangkan sukses, yaitu: lokasi, lokasi, dan lokasi.

Anda harus jeli dalam memilih lokasi karena ada lokasi yang bagus dan tepat dan ada yang tidak bagus dan kurang tepat untuk dikembangkan menjadi perumahan. Lokasi bagus adalah jaminan kesuksesan proyek dan pasti terjual cepat dan lokasi yang kurang tepat akan memerlukan kerja ekstra untuk mengelola proyek.

Lokasi Yang Tidak Tepat Untuk Proyek Properti

Berikut beberapa lokasi yang kurang tepat untuk dijadikan proyek perumahan:

(Lokasi Yang Tidak Tepat Untuk Proyek Properti)

  1. Harga tanah yang lebih tinggi dari rata-rata harga tanah sekitar, jika harga suatu lahan lebih tinggi dari harga tanah sekelilingnya maka anda akan kalah bersaing dalam menetapkan harga. Harga pembelian tanah yang tinggi menyebabkan harga jual menjadi  lebih tinggi dari kompetitor.
  2. Bentuk lahan tidak teratur, bentuk lahan yang tidak teratur menyebabkan efektifitas lahan berkurang. Dengan berkurangnya efektifitas lahan menyebabkan banyak lahan yang terbuang, dimana harga tanah yang terbuang tersebut akan ditanggung oleh masing-masing unit sehingga harga jual menjadi lebih tinggi.
  3. Cara bayar lahan harus tunai, cara bayar lahan berhubungan dengan modal awal yang harus dikeluarkan untuk memulai proyek. Jika anda mengakuisisi secara tunai maka modal awal yang dibutuhkan menjadi lebih besar karena harga tanah merupakan komponen yang signifikan dalam struktur permodalan proyek.
  4. Dekat dengan rumah sakit, rentan terhadap penyakit menular dari pasien.
  5. Dekat dengan sungai, ada kemungkinan abrasi dan banjir.
  6. Dekat dengan pom bensin, khawatir terhadap bahaya kebakaran.
  7. Dekat dengan turunan dan tanjakan, rentan terhadap kecelakaan lalu lintas, karena di turunan laju kendaraan lebih cepat dan lokasi tanjakan dibutuhkan konsentrasi pengemudi.
  8. Dekat atau di bawah Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), khawatir terhadap radiasi dan bahaya robohnya menara SUTET.
  9. Dekat dengan pabrik, khawatir terhadap polusi dan bising suara pabrik baik dari karyawannya maupun mesin pabrik.
  10. Dekat dengan komplek militer, sering adanya latihan militer dan suara tembakan.
  11. Lokasi setelah perumahan lain, jika bersamaan dalam pemasaran maka prospek lebih memilih lokasi yang lebih dekat.
  12. Tanah sawah, diperlukan waktu tambahan untuk pengeringan fisik dan perubahan peruntukan dari sawah ke pemukiman pada instansi terkait.
  13. Akses jalan masuk jalan tanah, rentan terhadap banjir dan terkesan kotor dan becek.
  14. Akses jalan masuk kecil, khawatir kesulitan masuk dan keluar lokasi dan macet.
  15. Membutuhkan pengurugan, pengurugan dibutuhkan jika terdapat bagian-bagian lahan yang lebih rendah dari rata-rata, seperti bekas tanah sawah, rawa atau ada bekas empang tempat pemancingan. Diperlukan tambahan waktu dan biaya untuk pengurugan yang berpengaruh terhadap RAB dan time schedule project.
  16. Lebih rendah dari jalan, mudah terjadi genangan dan banjir.
  17. Pemakaman, khawatir terhadap air tanah dan aura pemakaman.
  18. Dekat lembaga pemasyarakatan, berbahaya jika ada napi yang kabur dan konotasi negatif terhadap lokasi.
  19. Dekat pembuangan sampah, polusi udara atau bau yang kurang sedap dan penyebaran penyakit.
  20. Dekat lokasi peternakan, khawatir terjangkit wabah dari hewan ternak, seperti flu burung, dll.
  21. Dekat ‘lokalisasi’, konotasi negatif terhadap lokasi dan berpengaruh terhadap perkembangan anak.
  22. Jalan satu arah, kesulitan akses dari dan keluar lokasi.
  23. Di pinggir jalan tol, berisik dan bising karena suara kendaraan sepanjang hari.
  24. Banyak preman nongkrong, khawatir terhadap keamanan.
  25. Dekat menara Base Transceiver Station (BTS), khawatir robohnya menara jika terjadi kecelakaan atau bencana alam.
  26. Daerah banjir, lebih baik jangan 🙂

 

Kami dari Easy Property menyediakan sistem untuk membantu developer & agen-agennya  dengan banyak fitur sistem seperti: akses ke Availability Unit, penagihan dengan email blast dan sms blast kepada konsumen secara otomatis, data penjualan masing-masing marketing, dan perhitungan komisi marketing yang belum terbayarkan.

Lokasi Yang Tidak Tepat Untuk Proyek Properti

Kami juga menyediakan Marketing tools berupa Mobile Apps yang juga bisa diakses melalui website sehingga membantu marketing untuk mendapatkan informasi lebih cepat, akurat dan membantu penjualan propertinya.

Lokasi Yang Tidak Tepat Untuk Proyek Properti


Sumber: http://asriman.com/lokasi-yang-kurang-bagus-untuk-dibangun-perumahan/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *